Contoh Karir Lengkap Dengan Pengertiannya Secara Umum

Contoh Karir – Dari masa ke masa masalah yang kita hadapi silih berganti dan berbagai macam bentuknya salah satunya ialah masalah dalam mendapatkan sebuah pekerjaan. Dan kebanyakan orang menginginkan sebuah pekerjaan yang sesuai dengan keinginan mereka, hal ini sudah mulai dapat kita rasakan. Salah contohnya ialah mengenai pertumbuhan lapangan kerja yang tidak seiimbang dengan jumlah pertumbuhan penduduk yang ada saat ini.

Beriringan dengan hal itu, kemajuan teknologi maupun dengan adanya ilmu pengetahuan tidak selalu membawa keuntungan, tapi terkadang malah membawa sebuah kerugian. Misalnya yang menjadi contoh dasar kerugiannya yaitu dengan semakin berkurangnya atau menyusutnya lapangan pekerjaan yang tersedia dapat terjadi disebabkan oleh pekerjaan yang dulunya dikerjakan oleh manusia sekarang sudah digantikan oleh mesin-mesin atau peralatan lain sebagai penggantinya, dengan alasan yang menganggap penggunaan mesin-mesin diangap lebih efesien karena relatif cepat dan lebih hemat dalam segala aspek. Mulai waktu, biaya, kualitas barang serta berbagai macam aspek lainnya dalam memproduksi suatu barang.

Adapun terdapat permasalahan lain yaitu ada beberapa orang yang sudah memiliki pekerjaan namun dia merasa pekerjaan yang sedang dikerjakannya tidak sesuai dengan bidang atau kemampuannya, sehingga sering kali kita temui orang-orang yang tidak dapat mengendalikan atau menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan serta dipercayakan kepadanya.

Hal-hal seperti inilah yang harus sesegera mungkin dapat diatasi dan setidaknya harus dapat dikurangi, yaitu dengan cara mendidik anak muda zaman sekarang untuk dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dengan memahami potensi diri yang dimilikinya, lingkungannya dan harus bisa menyesuaikan dirinya dengan perkembangan zaman sekarang, terkhususnya dengan dunia kerja, serta dapat mengikuti bimbingan karir untuk merencanakan masa depan.

A. Pengertian Karir/Karier

Contoh Karir

Pengertian dari karir/karier merupakan suatu proses perilaku dan sikap yang berkaitan dengan sebuah pengalaman ataupun aktivitas kerja selama rentang waktu yang tidak dapat ditentukan pada kehidupan sesorang, serta merupakan sebuah rangkaian aktivitas kerja yang berkelanjutan yang hanya dapat terhenti dikarenakan kematian atau hal-hal umum lainnya.

Baca Juga  Latar Adalah? Pengertian Latar dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Dan merupakan suatu momen yang dapat menunjukkan adanya perkembangan status atau tingkatannya dalam suatu bidang pekerjaan seorang individu dalam sebuah organisasi sesuai dengan pekerjaan yang telah ditentukan sebelumnya oleh organisasi tersebut.

Dan perlu diketahui bahwa Karir merupakan kedudukan, atau kumpulan atau serangkaian pekerjaan dan posisi yang telah diduduki oleh seorang individu selama masa aktif kerjanya. Karir secara tidak langsung akan dapat menunjukkan peningkatan maupun perkembangan yang dimiliki setiap individu pada suatu jenjang yang telah dicapainya selama masa kerjanya di dalam sebuah organisasi.

Demikianlah beberapa beberapa pengertian karir, semoga kamu dapat memahami penjelasan di atas. Lalu terdapat juga beberapa contoh karir, misalnya seperti:

  • Tenaga Pendidik: Guru, Dosen, Konselor, dan lain-lain.
  • Pada Tenaga Kependidikan terdapat: Kepala Sekolah, Administrasi, Pengawas Sekolah, Pustakawan, dan contoh lainnya.

B. Perencanaan Karir

Contoh Karir

Pengertian dari perencanaan karir adalah proses di mana sorang individu dapat mengidentifikasi maupun mengambil keputusan/langkah-langkah dalam mencapai tujuan karirnya. Dengan dimilikinya sebuah perencanaan karir, seorang individu nantinya akan dapat mengevaluasi kemampuan ataupun minat yang dimilikinya yang bertujuan agar dapat mempertimbangkan mengenai karir yang telah menjadi pilihannya. Dengan kata lain dapat memilih karir alternatif atau bisa kita sebut rencana cadangan atau rencana B dan juga dapat menyusun tujuan karirnya serta lainnya.

Perencanaan karir juga merupakan sebuah perencanaan tentang kemungkinan seorang individu, anggota organisasi ataupun pegawai dalam meniti proses kenaikan pangkat atau level jabatan sesuai dengan syarat-syarat tersebut, dengan kemampuan yang dimilikinya.

Perlu anda ketahui bahwa dalam sebuah perencanaan karir aspek organisasi juga ikut terlibat, bahkan hingga kini banyak sekali calon pegawai pada suatu organisai terkhusus calon pegawai yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Mereka menginginkan suatu hal yang lebih dalam meniti karirnya, maksudnya di sini mereka menginginkan sebuah karir tidak hanya pada satu jabatan saja, bahkan mereka menginginkan yang lebih mengenai jabatan yang mereka ingin miliki.

Baca Juga  Contoh Pelayanan Prima Beserta Pengertian dan Tujuannya

C. Mengapa Perencanaan Karir Itu Penting?

Ada berbagai macam alasan mengapa membuat sebuah perencanaan karir itu penting. Di antaranya sebagai berikut ini.

  • Untuk mencapai sesuatu yang memang menjadi tujuan utama kita dalam meniti karir
  • Untuk mencapai sesuatu karena menganggap jika telah mendapatkannya seolah diri kita telah berhasil dalam meraihnya.
  • Untuk mencapai sesuatu karena memang itulah yang menjadi mimpi kita.
  • Untuk mendapatkan pelajaran dan pengalaman mengenai hal-hal baru.
  • Untuk memperasah kemampuan dan skill yang dimiliki sehingga dapat mengembangkannya jauh lebih baik lagi.

D. Manfaat Dari Perencanaan Karir

Contoh Karir

Terdapat berbagai macam manfaat dari perencanaan karir, yang di antaranya sebagai berikut.

  • Untuk meningkatkan kualitas dari seorang pegawai sehingga nantinya dapat dipromosikan untuk kenaikan jabatan dan gaji.
  • Untuk melihat lebih jelas kemampuan yang dimiliki oleh setiap pegawai.
  • Untuk mencegah terjadinya yang namanya menurunkan perputaran pegawai.
  • Untuk menciptakan rasa kepuasan hati pada pegawai sehingga mereka merasa bangga dengan diri mereka sendiri dan perusahaan.
  • Dan untuk memperlancar melaksanakan rencana kegiatan dari sebuah organisasi.

E. Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Perkembangan Karir

1. Faktor Sosial

Contoh Karir

Faktor sosial terbagi oleh dua jenis yaitu faktor kelompok primer dan faktor kelompok sekunder, berikut penjelasannya di bawah ini:

A. Yang pertama Faktor Kelompok Primer, terdiri atas:

  • Jenis income atau penghasilan serta juga pekerjaan yang dimiliki oleh orang tua.
  • Tingkat pendidikan orang tua.
  • Lokasi tempat tinggal dan situasi lingkungan yang ada disekitarnya.
  • Apa saja pekerjaan yang menjadi opsi yang diinginkan oleh orang tua.
  • Nilai dan norma serta juga peraturan yang diterapkan oleh orang tua.
  • Dan lain sebagainya.

B. Yang kedua Faktor Kelompok Sekunder, terdiri atas:

  • Kelompok atau organisasi politik,ahli,serikat kerja dan lain sebagainya.

2. Faktor Individu

Contoh Karir

A. Kemampuan Intelejensi

Pada umumnya seperti yang kita ketahui bahwa kemampuan intelejensi setiap orang berbeda-beda, ada yang memiliki tingkat intelejensi yang tinggi dan ada juga yang rendah. Biasanya individu yang memiliki tingkat intelejensi yang baik atau tinggi cenderung akan lebih cepat dalam mengatasi sebuah masalah ketimbang individu yang memiliki tingkat intelejensi yang buruk atau rendah.

Baca Juga  Z Score Adalah? Pengertian, Rumus dan Cara Menghitung Z Score

B. Minat

Perlu diketahui bahwa minat merupakan sebuah perangkat mental yang dimiliki setiap individu seperti perasangka dan perasaan. Minat dapat berfungsi sebagai penunjuk yang dapat mengarahkan seseoarang kepada hal-hal yang yang memang ia inginkan.

C. Bakat atau Talenta

Bakat atau talenta adalah kualitas kemampuan yang dimiliki setiap individu. Seperti halnya manusia yang berbeda-beda, begitu juga bakat atau talenta yang dimilikinya akan berbeda-beda juga pada setiap insannya.

Dan biasanya bakat dapat berkembang menjadi lebih baik lagi sehingga memungkinkan individu yang memiliki bakat dapat lebih cepat dalam mengatasi sebuah masalah. Namun perlu ditekankan juga bahwa bukan berarti individu yang tidak mempunyai bakat tidak bisa lebih baik ketimbang individu yang memiliki bakat.

D. Kepribadian

Kepribadian merupakan keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan sesama individu. Di samping hal itu kepribadian sering diartikan sebagai ciri-ciri yang menonjol pada diri setiap individu.

E. Sikap
Merupakan suatu tindakan atau prilaku yang dimiliki setiap individu untuk melakukan tindakan tertentu.

F. Nilai
Nilai adalah merupakan sifat ataupun hal-hal yang dianggap sangat penting bagi dirinya sendiri.

G. Hobi
Hobi merupakan suatu kebiasaan atau kegemaran terhadap suatu hal yang berfungsi agar mendapat yang namanya sebuah kesenangan atau bahkan juga pengalaman dan ilmu pengetahuan lainnya.

Contoh di atas adalah beberapa faktor yang berasal dari seorang individu yang dapat mempengaruhi perkembangan karirnya. Pada umumnya masih banyak hal yang menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dari karir. Beberapa contohnya seperti: Pengalaman Kerja, Pengetahuan yang dimiliki, Keterampilan, Skill terpendam serta hal-hal lainnya.

Akhir Kata

Demikianlah artikel mengenai contoh karir dan pengertiannya secara lengkap.

Semoga bagi anda yang telah membaca artikel contoh karir dapat bermanfaat dan berguna bagi kalian setiap penjelasan yang ada di atas.

Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat.

Leave a Comment