BMW dikabarkan pindahkan produksi MINI Electric dari Inggris ke China

Jakarta (Beskem.id) – BMW dikabarkan akan memindahkan produksi kendaraan listriknya yaitu MINI Electric dari Inggris ke China dengan alasan memenuhi efisiensi.

Kabar itu pertama kali dilaporkan oleh The Times seperti dilaporkan dari Telegraph, Sabtu.

Jenama asal Jerman itu menyebutkan pemindahan produksi tersebut akan berlangsung pada 2023 dari Oxford, Inggris ke China.

Padahal Inggris merupakan rumah kelahiran dari jenama mobil ikonik tersebut, namun BMW menilai pabrik di Oxford yang telah 60 tahun beroperasi menciptakan MINI tidak memadai untuk mengejar target perusahaannya memenuhi kebutuhan kendaraan listrik.

Head of MINI Stefanie Wurst menyebutkan fasilitas pabrik MINI di Inggris masih membutuhkan renovasi dan juga investasi jika ingin kembali memproduksi kendaraan listrik.

Adapun pabrik MINI di Inggris setiap tahunnya memproduksi sebanyak 40.000 kendaraan listrik dari 200.000 mobil yang diproduksi di pinggiran Oxford itu.

Bagi Inggris, pemindahan produksi tersebut menjadi salah satu langkah mundur untuk menjadi negara pemimpin revolusi kendaraan ramah lingkungan.

Padahal BMW di 2017, sempat menjanjikan akan memproduksi penuh Mini Elektrik di pabrik Oxford namun kini janji tersebut harus diingkari.

BMW pun belum dapat memberikan kepastian apakah pihaknya memiliki potensi kembali memproduksi Mini Elektrik di Oxford apabila investasi dan renovasi berhasil dilakukan.

Salah satu alasan pemindahan produksi kendaraan listrik Mini ke China adalah akibat masalah krisis semikonduktor yang berpengaruh besar pada perakitan banyak kendaraan.

Contohnya seperti di awal 2022, pabrik MINI di Oxford sempat tidak beroperasi selama satu pekan merakit kendaraan karena tidak adanya suku cadang untuk kamera belakang serta perangkat efisiensi bahan bakar.

Biaya komponen baterai seperti lithium, nikel, dan tembaga yang bersaing diperkirakan juga menjadi salah satu penyebab keputusan BMW untuk memindahkan produksi Mini Electric ke Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga  BMW akan investasi 10 miliar yuan untuk produksi baterai di China

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website antaranews.com. Situs https://www.beskem.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.beskem.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment